perenungan..

“Dibutuhkan cahaya untuk melalui kegelapan… dan dibutuhkan kegelapan  untuk melalui cahaya…”

Kegelapan senantiasa membutuhkan cahaya sebagai penerang, demikian juga cahaya tak akan tampak sinarnya bila tak ada kegelapan. Keduanya adalah perbandingan absolud yang berasal dari satu sumber dalam dua sisi bertolak belakang
Seringkali kita terjebak pada salah satu sisi tsb sehingga sesering itu pula terjadi benturan saling klaim merasa yg paling benar sementara tidak tahu menahu darimana asal sumbernya. Bagaimanapun juga suatu kebajikan ada karena terproses dari kesadaran atas pemahaman yang berasal dari suatu kejahatan.

Kadang kita sudah merasa begitu top, terhebat, terbersih, tersuci, terbijak, tapi sadarkah kita bahwa ternyata Sukses kita karena Kebodohan, Keburukan dan Kejahatan Orang Lain yang juga sudah ditakdirkan oleh yang maha Pencipta, agar kita belajar dan menjadi lebih baik..

Bersyukur Tuhan telah menciptakan orang bodoh sehingga para guru, para pengajar, para pendidik bisa mendapatkan rejeki dan kesuksesan karena ada mereka. coba kalau semua orang pintar, maka tidak diperlukan lagi para pengajar itu, para guru itu. Maha suci Tuhan yang telah menciptakan kebodohan agar orang pintar mendapat rejeki dari kebodohan orang lain.

bersyukur tuhan telah menciptakan para pendosa, penjahat dan terdakwa sehingga para polisi,  hakim, ulama dan kaum bijak atau sok bijak memperoleh pekerjaannya. sebab kalau mereka semua baik, maka kepada siapa para polisi, hakim, jaksa dan para ulamaakan menyeru kebenaran ..

Bersyukur hai para dokter, para bidan, pada perawat, para ahli kesehatan, karena Tuhan menciptakan penyakit, menciptakan orang cacat, menciptakan kecelakaan..

Beruntunglah dan bersyukurlah kita yang kebetulan diberi peran baik, ditakdirkan berada pada posisi baik, rejeki baik. Namun jika anda mulainya pada posisi yang buruk, menjadi penjahat, miskin, dan tidak berdaya, cobalah merubah nasib itu, agar lebih baik, sebab Tuhan tidak akan merubah nasip seseorang jika manusia tidak mau ikhtiar merubahnya.

bukan menghalalkan kejahatan, membolehkan kebodohan, dan menganjurkan keburukan. Tapi peringatan bagi diri saya sendiri bahwa kesuksesan saya adalah karena ada orang lain yang butuh dibantu..

Maha Suci Allah Tuhan yang menciptakan semua hal tanpa sia sia. Tidak layak saya protes atas kekurangan saya, dan tidak layak saya menyombongkan diri, merasa bersih, merasa putih, sebab Allah sendirilah yang menutupi kekurangan saya, menutupi kebodohan saya, menutupi kebusukan saya, dan menutupi kejahatan saya sehingga seolah olah saya orang yang baik dan benar. Maha melimpah rejeki dan nikmat itu saya terima, masihkan saya tidak bersyukur.

mengapa orang sering merasa benar? sehingga jika dinasehati orang lain maka ia akan marah2?

mengapa orang terkadang sudah merasa lebih bijak dan lebih baik jika ia sudah bisa memberi nasihat kepada orang lain, tentunya tidak bagi dirinya sendiri?

Padahal Rasulullah pernah bersabda :
“Wahai segenap manusia, sesungguhnya Robbmu satu dan bapakmu satu. Tidak ada kelebihan bagi seorang Arab atas orang Ajam (bukan Arab) dan bagi seorang yang bukan Arab atas orang Arab dan yang (berkulit) merah atas yang hitam dan yang hitam atas yang merah, kecuali dengan ketakwaannya. Apakah aku sudah menyampaikan hal ini?” (HR. Ahmad)

Diterimanya pemikiran seseorang oleh khalayak ramai bukan berarti menjadikan pikiran tersebut menjadi sebuah kebenaran,  tetapi paling tidak kita sepakat mengatakan bahwa hasil dari pikiran tersebut adalah bukti tentang keberadaan seseorang. Artinya kita menganggap jika kita belum bisa menyumbangkan pemikiran yang bisa bermanfaat bagi orang lain maka keberadaan kita mungkin dianggap tidak ada atau dengan kata lain kita hanya sekedar penggembira di muka bumi ini dan jika kita buat istilah filemnya adalah hanya sebagai pemain figuran.

Tetapi benarkah seperti itu, apakah kita hanya sekedar pelengkap penderita dari para pemain besar di kota ini , dinegeri ini, atau bahkan didunia ini. Sekedar makan untuk bisa hidup, lalu jika sudah tiba waktunya maka kita meninggalkan dunia ini tanpa ada bekas yang bisa kita tinggalkan untuk menjadi wacana warisan bagi anak cucu kelak ? tidak. Karena tidak ada satupun mahluk yang dicptakan oleh Allah tanpa maksud dan tujuan, paling tidak kita adalah pelengkap dari sebuah matarantai kehidupan, karena sehebat apapun seorang aktor, tidak akan ada gunanya tanpa penonton.

“Orang lain yg bodoh itupun tidak akan selamanya bodoh jadi jangan pernah merasa lebih dari mereka yg bodoh”
“Jadilah orang “bodoh” di tengah orang pintar TAPI jangan sekali-kali menjadi orang pintar di tengah orang bodoh”

“Rabbanaa wala tukhammilnaa maa la thoo qotolanabih……wa’fuanna… wa’firlanaa… warkhamnaa …. Ya Tuhan kami janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya , maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami “

Jika kita berfikir hidup itu untuk berbagi maka anda pasti mengerti bahwa keberadaan anda sekarang sangat berharga..

= tulisan ini hanya tarikan dari beberapa perenungan orang, tapi saya dapat belajar dari perenungann itu =

Perkedel mie

Posted: Maret 6, 2012 in Tak Berkategori
Tag:

kemarin nonton acara kulinernya Rudy Chairudin di tipi, ada resep perkedel mie yang bikinnya gampang banget. udah saya cobain bikin dirumah, dan rasanya memang enak ternyata..

Perkedel Mie
Bahan :
- 1/2 kg ikan giling segar
- 1 bungkus mie telor (saya pakai mi cap 3 telur)
- 1/2 sdm garam
- 1 sdt merica
- 1sdm kecap inggris
- air dingin 150 cc
- seledri/ daun bawang diiris halus
- 4-5 siung bawang putih cincang
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
- haluskan ikan giling dengan blender, tambahkan air dingin, bawang putih cincang dan merica, blender sampai ikan berwarna putih halus
- setelah halus, tambahkan garam dan kecap inggris, gilingan ikan akan mengental.
- rebus mie telur setengah matang lalu tiriskan
- campurkan mie rebus dengan ikan yang telah diblender. tambahkan daun sop dan daun bawang, aduk rata
- bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil berdiameter 3-4 cm
- goreng dengan minyak yang tidak terlalu panas sampai berwarna kuning kecoklatan.
- sajikan. :)
- perkedel mie enak disantap dengan kuah bakso atau dicocol dengan saos sambal..

tekwan abal-abal

Posted: Desember 5, 2011 in Tak Berkategori
Tag:

Ingin makan tekwan, gampang dan praktis kok bikinnya..
Bahan tekwan:
ikan giling 1/2 atau 1 kg. Jenis ikan tidak mutlak ikan gabus atau tenggiri. mau yg murah, bisa juga, misalnya ikan laut, parang2, dsb
sagu atau aci, tergantung banyaknya ikan. Kalau ikannya 1kg, sagunya juga 1kg.
Uleni sagu dan ikan sampai kalis, masukkan garam (unt 1/2 kg ikan = garam 1sdm) tambahkan penyedap, sasa 1/2 sdm. aduk rata dan bentuk bulat-bulat kecil spt bakso.
rebus bulatan2 tekwan tadi di dalam air mendidih sampai semua mengambang, kemudian angkat, lalu tiriskan.

untuk kuah tekwan:
haluskan 5-7 siung bawang putih, 3-4 siung bawang merah, 1/2 sdm merica bubuk.
tumis bumbu yg dihaluskan sampai harum lalu masukkan air 600-700cc (1 gayung). tambahkan 1 butir kaldu blok, setelah mendidih masukkan irisan daun bawang, sop/seledri.
siramkan kuah ke tekwan dan tekwan lezat siap dinikmati..

resep pindang tulang

Posted: November 2, 2011 in own life

bahan utama: 1 kg iga sapi

bahan-bahan
haluskan:
10 siung bawang merah
5 siumh bawang putih
cabe merah keriting

iris panjang:
5 cm laos
3 cm jahe
8-10 cm kunyit

siapkan :
2 batang serai dimemarkan
seperempat buah nanas dipotong kecil
asam jawa
gula merah
daun bawang diiris 1 cm
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt merica ditumbuk kasar
garam

cara membuat:
1. daging dan tulang direbus sampai empuk
2. tumis irisan kunyit, laos, jahe, serai lalu tambahkan bumbu halus (b.merah, b.putih, cabe)
3. masukkan tumisan tersebut ke dalam rebusan daging iga
4. masukkan juga nanas, asam jawa, gula merah, pala, merica dan garam
5. terakhir masukkan daun bawang

selamat mencoba

Soto Praktis

Posted: April 17, 2011 in own life
Tag:,

daging ayam dipotong ukuran sedang, lumuri dengan air jeruk, garam dan merica, goreng sampai setengah matang.
haluskan lalu tumis : 8-10 bawang merah, 5 siung bawang putih, garam, merica, kunyit, jahe, tambahkan air kaldu (bisa pakai kaldu blok)

setelah mendidih, masukkan ayam yang telah digoreng, tambahkan kentang goreng, daun bawang, tomat dan pelengkap lain..

pake CAMPURAN tiga jenis kecap — kecap asin, kecap manis, dan kecap Inggris/ saori saos tiram digoreng dengan mentega, menjadikan ayam goreng ini paling ajiiip…
bahan2 :
1 sdm kecap asin
1 sdm saori saos tiram/ kecap inggris
2-3 sdm kecap manis
1/2 buah bawang bombay diiris
1 buah bawang putih dicincang halus
mentega secukupnya.

untuk yang suka cara praktis, ayamnya beli aja yg sudah siap saji seperti fiesta karage atau chicken crispy.
goreng ayam siap saji dengan mentega sampai masak dan berwarna kecoklatan. angkat lalu sisihkan.

berikutnya tumis bawang bombay daan bawang putih cincang dengan mentega.
masukkan 3 campuran kecap tadi. masukkan ayam goreng. matikan api, aduk-aduk sebentar. lalu sajikan
praktis dan cepat

kuah telok praktis

Posted: Desember 26, 2010 in own life
Tag:,

kuah telok, namanya begitu aja, bikinnya simple, cepat, gampang..
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
3 buah cabe merah keriting (ganti cabe rawit atau cabe ijo juga bisa, yg penting pedas)
1 sdm kecap manis
3 sdm minyak sayur untuk menumis
1 gelas air
1-2 butir telur ayam
garam secukupnya

cara masak :
iris tipis bawang merah, bawang putih dan cabe. tumis dengan minyak. setelah harum, masukkan air, tambahkan garam dan kecap manis. masukkan telur (langsung diceplok saja). telur boleh diaduk jika ingin kuningnya hancurkan, atau dibiarkan saja kalo ingin kuningnya utuh.
masak sampe matang, cicipi, dan sajikan.

selamat mencoba

eummh.. minggu terakhir di 2010 nih..
udah lama gak nulis2 di blog ini..

anyway, hanya ingin berbagi sebuah quotes aja yg pernah di share oleh temen.
“kuda kalo dipecut, ada 2 kemungkinan yg terjadi. kalo dia kuda malas dan lemah maka dia akan terjengkang dan terjatuh. tapi jika dia adalah kuda yg sabar dan kuat, dipecut maka larinya akan jadi tambah kencang”.
Dalam kehidupan, terkadang kita seringkali mengalami tekanan, peringatan, cemoohan, dan tuntutan tanggung jawab atas segala perilaku kita. anggap saya itu adalah pecutan, sekarang terserah kita mau menjadi kuda seperti apa. jika ingin menjadi kuda lemah, silahkan nangis-nangis bombay, ngadu, curhat sana sini atau mengumpat dari belakang untuk mengekspresikan ketidakmampuan kita. Ngeluh juga toh, tetap saja tidak akan menyelesaikan masalah.
sebaliknya kalau kita ingin menjadi kuda yang kuat, perbaiki kualitas diri, larilah lebih kencang lagi, berbuatlah lebih kreatif lagi untuk membuktikan bahwa mereka salah menilai kemampuan kita.

seperti kata teman saya itu, jadilah seperti maling, yang semakin kepepet, semakin cerdik.
kalo kerja, semakin deadline, semakin kreatif.. :D

wassalam,